Published On: Tue, Oct 9th, 2018

Pembagunan Jalan Onderlag Desa Kemalo Abung Diduga Bermasalah

Share This
Tags

KoranPemberitaanKorupsi.com | pekerjaan jalan Onderlagh yang bersumber dari Dana Desa (DD) desa kemalo abung, kecamatan Abung Selatan, Lampung Utara (Lampura) diduga bermasalah. Pasalnya, pembangunan jalan onderlagh dikerjakan terkesan asal jadi, jalan yang baru rampung dikerjakan itu, ter indikasi tidak memakai lantai pasir dan pasir penutup batu atau pasir pengonci batu onderlag bukan mengunakan pasir, namun mengunakan tanah yang berasal dari tobong bata yang berda di desa setempat, di sebabkan tanah tobong tersebut memang tanah nya mengandung campuran pasir, sehinga dengan pandangan kilas mata mirip pasir, namun jika diperhatikan itu bukan pasir melayinkan batu kerikil kecil yang bercampur tanah,(8/10/2018,red) lebih parah lagi, kuat dugaan batu yang digunakan tidak memenuhi spesifikasi.

terkait pekerjaan jalan onderlag tersebut sudah menjadi kewajiban bagi kepala desa setempat sebagai pimpinan tertinggi ditingkat desa dan penangung jawab Dana Desa (DD) dalam pengolahan Anggaran dan pembagian perogram pembagunan, untuk dapat bijak dalam pengelolaan Dana Desa (DD) Pengelolaan harus benar-benar tepat sasaran dan tranparansi bukan untuk mencari keuntungan pribadi.

Pengelolaan dana desa pula selain tranparansi harus serta memberdayakan dan melibatkan masyarakat desa dalam pembangunan karena, apabila masyarakat setempat dilibatkan untuk mengerjakan sesuai juklak dan juknis. “maka hasil pekerjaan jauh lebih berkualitas sehingga manfaatnya bisa lebih lama dinikmati masyarakat setempat.”

salah satu warga yang mana rumah nya di depan pembagunan jalan onderlag, jalan ini baru dibagun mas saya tidak mengetahui ini bawah nya maki pasir dikarnakan saya sering di kebun, tetapi ini siring juga baru di gali mas pingiran ini. maka tanah bekas galian nya tidak ada lagi iya di timbun ke jalan itu mas, buat meratakan jalan juga seperti nya, ujar warga

halsenada pula, dikatakan salah satu tokoh masarakat setempat yang mana nama nya ngan disebutakan. “pembagunan didesa ini memang seperti nya asal saja, setau saya pembagunan jalan onderlah itu ada tiga tempat didesa ini,” memang tidak memakai lantai pasir itu pak, selain itu pasir yang mereka pakai itu bukan pasir itu tanah ngmbil dari tobong bata, yaa tanah tobong itu mereka pakai menyiram batu onderlag nya, beber nya.

tambah nya, bapak perhatikan saja itu pasir qo banyak bungalan-bungalan itu tanah warna putih bercampur batu kerikil-kerikil kecil memang dia mengandung pasir juga tapi sedikit jadi itu tanah campuran pak. “memang di angkut kelokasi kerjaan memakai mobil,” iya harapan kami jika memang itu menyalahi tolong diperbaiki lagi membagun didesa sendiri qo asal saja, seharus nya pemerintah dari kota turun dan cermati pembagunan didesa kami ini, pungkas nya.

sampai berita ini ditayangkan kepala desa belum bisa di jumpai dalam kegunaan komfirmasi atas dugaan pembagunan jalan onderlag didesa kemalo abung, atas laporan warga agar persoalan ini bisa di angkat ke media tujuan kedepan nya tidak ter ulang kembali. (RM/HS)

About the Author

Harian Nasional Koran Pemberitaan Korupsi