Published On: Sun, Oct 7th, 2018

Terkait Dana untuk Ratna Sarumpaet, Anies: Ini Proses Biasa, Normal

Share This
Tags

KPK | Seperti diketahui, aktivis perempuan Ratna Sarumpaet kini dijebloskan dalam penjara karena kasus penyebaran kabar bohong (hoaks).

Ratna bikin heboh dengan pengakuannya yang dianiaya, bahkan sempat viral, hingga belakangan terungkap dirinya rupanya menjalani operasi plastik. Efek operasi yang menyebabkan wajahnya lebam, bukan karena dipukuli.

Selain kasus itu, DPRD DKI Jakarta rupanya persoalkan dana yang dikucurkan Pemprov DKI kepada Ratna Sarumpaet. Seperti apa tanggapan Gubernur Anies Baswedan?

Disebutkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, permohonan sponsor untuk Ratna Sarumpaet pergi ke Chili merupakan hal yang wajar.

Anies menjelaskan beberapa hal terkait pemberian biaya kepada Ratna merupakan hal yang tidak perlu diperdebatkan.

“Kita memberikan fasilitas dukungan itu, karena yang bersangkutan pernah menjadi ketua dewan kesenian di DKI Jakarta. Jadi ini proses biasa, normal,” ujar Anies.

“Yang terjadi pada banyak seniman, banyak pekerja-pekerja seni di DKI. Ini karena kebetulan ada cekal jadi ramai, selebihnya nggak ada bedanya,” terang Anies saat berada di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (5/10/18).

Anies menjelaskan, bukan hanya Ratna Sarumpaet yang diterima permohonannya untuk menghadiri The 11th Women Playrights International (WPI) Conference 2018 di Santiago, Chile.

Dia mengatakan, Pemprov DKI sudah beberapa kali mensponsori kegiatan-kegiatan kesenian termasuk di kancah internasional.

“Apapun yang ditampilkan seni itu baik-baik saja, ini karena ada kejadian cekal aja. kalau nggak ada ya nggak ada ramai. Kalau nggak anda juga nggak tanya dan ratusan orang-orang kita yang biasa aja,” tutur Anies.

Seperti diketahui, Ratna Sarumpaet mengajukan permohonan sponsor pada Februari untuk menghadiri The 11th Women Playrights International (WPI) Conference 2018 di Santiago, Chili.

Lewat Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta, permohonan Ratna diterima.

Namun, keberangkatan Ratna batal lantaran pihak kepolisian mengamankannya di Bandara Soekarno Hatta sesaat sebelum tinggal landas, Kamis (4/10/18) malam.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono,mengatakan Polisi resmi menetapkan aktivis perempuan Ratna Sarumpaet sebagai tersangka usai itu dicegah ke luar negeri di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang.

“Alasan daripada ditetapkan tersangka karena adanya laporan pada tanggal 2 Oktober 2018,” ucap Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Kamis (4/10/18).

Jumat (5/10/18), Polda Metro Jaya pun telah melakukan penahanan terhadap Ratna Sarumpaet.

DPRD Minta Pertangung-jawabkan Dana
Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Wiliam Yani menyebut Pemprov DKI terkesan terlalu gampang mengeluarkan anggaran tersebut.

Wiliam juga menyebut dana pemda hanya bisa dikeluarkan kepada lembaga, bukan kepada perorangan.

“Tidak bisa diberikan perorangan, harus melalui institusi, misalnya instansi kesenian, agama, LSM. Apa istimewanya dia diberikan khusus?” tukas Wiliam saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (5/10/18).

Untuk itu, politikus PDI Perjuangan ini meminta Komisi D sesegera mungkin memangil Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta untuk memberikan pertanggungjawaban terkait dana Rp 70 juta tersebut.

“Saya minta Komisi D untuk memanggil, Disparbud pertanggungjawabannya seperti apa? Merekomendasikan 70 juta atas dasar apa?” ujarnya.

Wiliam juga mengaku heran dengan ‘kedekatan’ Ratna Sarumpaet dengan Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Sebab, sebelumnya Ratna Sarumpaet pernah membuat heboh publik saat membentak petugas Dinas Perhubungan (Dishub) DKI, karena mobilnya yang parkir di badan jalan di Taman Tebet, Jakarta Selatan, diderek.

Ratna Sarumpaet kemudian mengaku menelepon Anies Baswedan, sehingga mobilnya diurus oleh salah satu staf Anies Baswedan bernama John. Mobil pun akhirnya dikembalikan.

Terkait kedekatan Ratna Sarumpaet dan Anies Baswedan ini, Wiliam enggan bersepekulasi soal gampangnya Disparbud menggelontarkan dana Rp70 juta tersebut.

“Itu yang perlu ditanyakan ke Disparbud, apa keputusan mereka memberikan dana ke Ratna Sarumpaet, apa dasarnya? Apa kesimpulannya? Mereka pakai payung hukum apa?” tandas Wiliam.

Sebelumnya diberitakan, Ratna Sarumpaet diamankan oleh pihak berwajib saat hendak berangkat ke Santiago, Cile, untuk menghadiri acara konferensi penulis teater wanita.

About the Author

Harian Nasional Koran Pemberitaan Korupsi