Published On: Sun, Oct 7th, 2018

Ma’ruf Amin Sebut Hoax Harus Ditangani Secara Serius

Share This
Tags

KPK | Calon Wakil Presiden nomor urut 01 KH Ma’ruf Amin mengatakan penyebaran berita bohong atau hoax sudah marak sebelum Pemilu 2019. Oleh sebab itu, hoax harus ditangani dengan serius.

“Saya kira memang sebelum pilpres, hoax sudah mulai karena itu kan menanggapi sangat serius,” jelas Ma’ruf Amin saat berada di Hotel Nabasa Balige, Balige, Sumatera Utara, Sabtu (6/10/18).

Ketum MUI tersebut mengaku sudah ada fatwa mengenai hoax untuk memberikan hukuman secara moral. Namun penegak hukum juga perlu melakukan langkah untuk menjerat pelaku hoax.

“Secara moral kita sudah keluarkan fatwa (hoax). Tapi moral itu tidak cukup. Karena itu, perlu ada langkah-langkah menjerat, kan. Saya kira perlu ada tindakan yang lebih mengarahkan hukuman penjara,” tutur dia.

Menurut Ma’ruf, penyebaran hoax bisa mengganggu stabilitas keamanan dan keutuhan Indonesia. Oleh sebab itu, penegak hukum perlu menangani masalah hoax.

“Kalau (pelaku) tidak jera, bisa mengganggu stabilitas keamanan dan mengganggu keutuhan bangsa. Dengan hoax, orang seenaknya membuat gaduh. Karena itu, saya berharap serahkan kepada pihak berwenang untuk menangani masalah hoax itu,” tegas dia.

“Kalau tidak ditindak, nanti semakin merajalela. Orang tidak takut. Kalau ada tindakan, biasanya bisa jera. Tidak cukup diimbau secara moral,” tukas Ma’ruf.

Lebih lanjut ia berharap masyarakat waspada terhadap kampanye isu memecah belah bangsa dalam pemilu. Beda pilihan merupakan hal yang wajar pada pemilu, tapi keutuhan bangsa harus diutamakan.

“Dalam menghadapi masalah kampanye, masyarakat harus cerdas dan waspada terhadap isu yang bisa memecah belah bangsa. Karena itu, berbeda pilihan baik pileg dan pilpres jangan sampai bangsa terpecah. Menjaga keutuhan bangsa lebih baik diutamakan. Pilpres hanya 5 tahun, tapi keutuhan bangsa harus dijaga sepanjang masa,” tukas dia.

About the Author

Harian Nasional Koran Pemberitaan Korupsi