Published On: Fri, Oct 5th, 2018

Desa Karang Agung Diduga Ada Permainan dalam Pembangunan Dana Desa 2018

Share This
Tags

KoranPemberitaanKorupsi.com | kucuran dana dari pemerintah pusat kepada masing-masing Desa yang jumlahnya sangat fantastis hingga mencapai 1 Milyar Rupiah lebih semata-mata bertujuan untuk membangun desa mulai dari infra-struktur sampai sumber daya manusia.

namun tidak sedikit oknum-oknum dari kepala desa berbuat curang guna memperkaya diri sendiri. Seperti desa karang agung, kecamatan kotabumi selatan, Lampung Utara. dalam pelaksanaan pembangunan didesa baik sarana fisik maupun peningkatan sumber daya manusia (sdm) melalui pemberdayaan menjadi sorotan masa rakat. secara kasat mata pembangunan dari anggaran yang ada sepertinya terserap penuh seratus persen. secara fisik secara keseluruhan pembangunan yang di laksanakan terlihat baik. namun jika dicermati secara cermat prilaku pengunna anggaran seperti kambing-kambingan.

contoh pelaksanaan pembangunan yang dilaksakan di desa setempat, yaitu pembangunan jalan onderlag spanjang 150 M yang terletak didusun 3 (tiga,red) diduga Mark-up anggaran.

ketika media ini turun ke lokasi Pengerjaan ditemukan banyak kejanggalan dalam Proses pembangunan, yang mana pembagunan jalan onderlag sepanjang 150 M terindikasi tidak memakai pasir dasar, yang mana seharus nya mengunakan pasir dasar 3 sampai 4 Cm, diduga batu yang digunakan tidak sesuwai bestek.

pembagunan dua unit gorong-gorong diduga mengunakan pondasi yang sudah ada lebih tepat nya pondasi yang lama, disinyalir pengurangan polume.

Pembagunan Tempat penahan Tanah (TPT) 24 M yang mana anggaran begitu besar Rp. 213.738.500 disinyalir kucing-kucingan.

dalam pembagunan yang dilakukan oleh oknum kepala desa Karang Agung, kini banyak dugaan menuai persoalan.

dari beberapa keterangan warga setempat yang nama nya ngan kami sebutkan dan sesuwai dengan hasil penyelusuran media ini di lokasi pekerjaan banyak yang diduga tidak sesuai dengan bestek(RAB) menurut warga.

semesti nya setiap pengelolan Dana Desa (DD) anggaran yang seharusnya dapat menjadi harapan mampu mendongkrak ekonomi masyarakat desa setempat. “tidak untuk mengambil ke untungan per orangan, maka dari itu pemerintah pusat meminta masarakat ikut peran aktip dalam mengawasi dana desa.

saat media ini hendak komfirmasi di kediaman nya, terkait pembagunan yang ada.” kepala desa tidak berda ditempat, dihubungi melalui via henpon +62813818385xx blm bisa menyambung.” (RM/HS)

About the Author

Harian Nasional Koran Pemberitaan Korupsi