Published On: Sun, Sep 30th, 2018

BPBD Tanggamus akan Pasang Tanda Bahaya di Tempat Wisata

Share This
Tags

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanggamus rencananya akan memasang tanda bahaya di tempat wisata yang rawan kecelakaan wisata.

Dikatakan Kepala BPBD Tanggamus Romas Yadi, hal itu penting untuk mengantisipasi kecelakaan wisata yang sering terjadi.

“Kami berencana buat tanda bahaya di tempat-tempat wisata, itu akan kami berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata Tanggamus. Harapannya ke depan tempat wisata yang berbahaya ada tanda peringatannya,” tutur Romas.

Seperti diketahui, adanya tanda bahaya biasa dijumpai di tempat-tempat wisata di Bali dan tempat lainnya yang biasa dikunjungi turis. Hal itu diharapkan bisa diterapkan di Tanggamus agar menghindari kecelakaan wisata.

Selama ini lokasi wisata yang masuk kategori berbahaya rata-rata tempat wisata air atau tirta, seperti air terjun dan pantai. Dampak kecelakaan terparah pada wisata ini berupa korban jiwa meninggal, hilang karena tenggelam, dan terseret arus.

Masyarakat juga diharapkan tidak ceroboh saat berwisata. Amati dahulu lokasi itu jika mengancam keselamatan, segera hindari aktivitas yang berdampak kecelakaan. Bila perlu lokasi itu jangan didatangi demi keselamatan.

Keselamatan berwisata yang merasakan adalah pengunjung. Karena itu perlu prilaku kehati-hatian dari para pengunjung.

“Kita harus contoh turis asing, mereka tidak akan berkunjung jika lokasinya tidak ada jaminan keselamatan. Mulai dari adanya peringatan, pertolongan pertama dan lainnya. Itu yang harus dicontoh,” jelas Romas.

About the Author

Harian Nasional Koran Pemberitaan Korupsi