Published On: Tue, Sep 25th, 2018

Kepala Dewan Pendidikan Pesawaran Minta Tidak Diberi Kesempitan Anggaran

Share This
Tags

Pesawaran – Kepala Dewan Pendidikan Kabupaten Pesawaran H. Abdul Hamid, SH,MAH mempertanyakan tentang Dinas Pendidikan Pesawaran yang menanyakan fungsional Dewan Pendidikan.

“Teman Dewan Pendidikan harus sabar rejeki itu datang dari Allah. Kita ini kerja untuk Indonesia,” ungkapnya saat buka acara Penguatan fungsi dan tugas dewan pendidikan kabupaten pesawaran 2018 dan ” Revitalisasi peran serta wandikkab pesawaran dalam peningkatan mutu pendidikan” di kuliner J’jungjungan Desa Suka Banjar Kecamatan Gedongtataan Pesawaran. Selasa (25/9).

Selain itu Hamid juga berpesan terhadap Bupati agar dewan pendidikan jangan diberi kesempitan angaran dalam membangun pendidikan dipesawaran.

“Ada dua hal yang kami minta sebagai Dewan Pendidikan 1, agar jangan disakiti hatinya dan tidak dibiarkan perutnya lapar pak bupati,” ungkap Hamid saat bacakan sambutan

Menurutnya untuk pemaparan kegiatan ini sangat penting guna menuangkan aspirasi masyarakat dalam pendidikan. Maka dewan pendidikan ini bekerja sesuai peraturan yang tertera di PP nomor 73.502/mpk.a tahun 2016.

“Saya sampaikan ini untuk bupati. Dewan pendidikan ini Untuk menyampaikan aspirasi masyarakat untuk meraih pendidikan yang baik,” kata dia

Dari jumlah kepala sekolah SD dan SMP yang hadir dari enam kecamatan. Hamid mengharapkan agar bisa hadir semua kepala sekolah dalam acara ini agar mengetahui pemaparan guna memajukam pendidikan.

“Dari enam kecamatan, Yakni kecamatan Gedongtataan, Negri Katon, Tegineneng, Waylima, Kedondong dan Waykhilau, 163 kepala sekolah yang hadir, padahal seharusnya sebanyak 180 kepala sekolah yang hadir,” bebernya

Sementara Bupati Pesawaran Dendi Romadhona saat sambutan mengatakan, acara Penguatan fungsi dan tugas dewan pendidikan kabupaten pesawaran 2018 yang digelar terhadap dewan pendidikan ini banyak sekali manfaat bagi semua kepalak sekolah dan masyarakat. Maka diharapkan tidak ada satupun yang tidak hadir.

“Saya sudah aga gerah diluar konteks acara ini. Dewan pendidikan tidak ada niat disuruh kumpulin dipinta sumbangan, jadi 17 orang yang tidak hadir akar dikasih peringatan apa ditugaskan jadi palak sekolah di pulau Legundi, jadi tolong sama sama kepala sekolah saling mengingatkan sebagai mencetak generasi bangsa” keselnya

“Ini kaka kandung wakil bupati saja hadir. Mau titipan sapa pak Jokowi saja kalau tidak menjalankan tugas bodok amat. Karena ini kepentingan masyarakat banyak, padahal saya meneken SK kepala sekolah sudah baca doa, kenapa masih saja ada yang tidak hadir,”lanjutnya

Sebab acara ini sama saja acara rakor yang merupakan pemaparan fungsional para kepala sekolah dalam memperjemah tugas dewan pendidikan diKabupaten Pesawaran.

“Jadi sapa yang bilang diDinas pendidikan yang menanyakan fungsional Dewan pendidikan itu apa, saya cuman mau tau saja biar nanti saya suruh masuk kedalamnya,”pungkasnya (Don)

About the Author

Harian Nasional Koran Pemberitaan Korupsi