Published On: Fri, Sep 21st, 2018

Kepala SD Karang Sakti Diduga Memalsukan Tanda Tangan Ketua Komite

Share This
Tags

Koranpemberitaankorupsi.com | kepala sekolah SD negeri karang sakti kecamatan muara sungkai kabupaten lampung utara (LAMPURA) Dwi utomo S.pd di duga telah melakukan pemalsuan tanda tangan ketua komite guna untuk pencairan dana biyaya operasional sekolah (BOS) dan pemberkasaan tahun 2018,

Hal itu terkuak ketika ketua komite sekolah Eko jatmiko saat di mintai keterangan kepada koran KPK (18/09/2019-red),eko menjelaskan selama saya menjabat dan ditunjuk sebagai ketua komite sekolah saya tidak pernah di mintai tanda tangan tentang program yang ada di sekolah,

Di tambahnya apalagi tentang mengenai pengajuan dana bos dan pemberkasan RAPBS dan RKAS,tapi anehnya segala urusan mengenai adminitrasi sekolah tetap berjalan lancar,

Hal ini membuat saya kaget bahkan saya sudah mempersiakan surat pengundaran diri karena saya menjadi ketua komite tidak sama sekali diandilkan,saya sempet bertanya dengan kawan kawan supaya saya tau dana BOS tidak bisa dicairkan apabila tidak ada tanda tangan ketua komite,

Dilanjutkanya Saya kurang lebih 1tahun menjabat ketua komite sekolah saya tidak pernah memegang stempel,karena stempel komite di pegang oleh pihak sekolah,artinya tanda tangan saya selama ini di duga telah di palsukan oleh pihak sekolah dan kepala sekolah,saya takut ketika ada permasalahan saya di bawa bawa sedangkan saya tidak tau sama sekali,kalaw dugaan saya benar saya tidak terima dan saya siap menuntut ujarnya ,

Kepala sekolah Dwi utomo S.pd saat kami konfirmasi melalui via telepon 0812735962XX saat dimintai keterangan adanya keterangan dari ketua komite Dwi menyangkal dan itu tidak benar saya sudah menjalankan sesuai dengan aturan,

Karena selama ini baik itu pengajuan maupun pelaporan tentang penggunaan dana BOS saya tidak memakai tanda tangan komite jadi laporan itu tidak benar jadi silahkan aja kalaw mau di permasalahkan karena saya sudah menjalakan sesuai acuan dari dinas ,pungkasnya (Aan S.T)

About the Author

Harian Nasional Koran Pemberitaan Korupsi