Published On: Wed, Aug 29th, 2018

KA Commuter: Murah, Aman dan Nyaman Tapi Banyak Iklan

Share This
Tags

KPK | Kereta rel listrik yang kini dikenal masyarakat dengan nama KA Commuter diketahui beroperasi di seputar kawasan Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (Jabodetabek). Sebagai informasi, kereta commuter kini dikelola oleh PT Kereta Commuter Indonesia berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham PT Kereta Api Indonesia (Persero) tanggal 7 September 2017.

Dalam perjalanannya dari tahun ke tahun, perkereta-apian di Indonesia semakin baik dari segi pelayanan dan keamanan.

Bila dahulu sekitar tahun 90-an, kereta beroperasi menggunakan tenaga mesin diesel, kini terlihat kereta yang melayani perjalanan sekitar Jabodetabek menggunakan listrik. Bukan hanya itu, di tahun 90-an, kereta tenaga diesel dalam melayani penumpang hanya menggunakan 4 (empat) gerbong, namun kini kereta listrik sekali perjalanan menggunakan 8-12 gerbong.

Kereta Commuter saat ini jauh lebih bersih, sesekali terlihat petugas dengan sabar menyapu bagian dalam kereta. Para penumpang pun terlihat menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah di dalam kereta karena memang tidak disediakan tempat sampah di dalam kereta.

Begitu pula di setiap stasiun, semua nampak bersih. Tak satu pun pedagang asongan atau kaki lima terlihat di stasiun di kawasan Jabodetabek maupun di dalam kereta, yang terlihat hanya minimarket dan kios makanan cepat saji.

Keamanan kereta pun kini semakin bagus, sesekali nampak petugas berlalu-lalang di dalam kereta dan di sepanjang stasiun. Demi keamanan penumpang wanita, KA Commuter menyediakan gerbong paling depan dan paling belakang hanya khusus untuk penumpang wanita. Di beberapa stasiun, untuk berpindah peron kini diwajibkan menyeberang lewat atas dengan tangga jalan atau lift yang tersedia.

Kereta juga memberikan bangku prioritas untuk ibu hamil, lansia dan penyandang disabilitas di setiap gerbong kereta. Dan yang terpenting nikmatnya naik kereta adalah biaya murah. Untuk perjalanan hingga 5 (lima) stasiun saja, biayanya hanya Rp3.000 ditambah tiket jaminan seharga Rp10 ribu yang bisa ditukar kembali saat tiba di stasiun tujuan.

Banyak Iklan
Diakui, KA Commuter kini jauh lebih aman, murah dan nyaman. Namun, kereta dan stasiunnya terlihat begitu ramai dengan iklan yang membuat sebagian orang merasa pusing. Dalam satu gerbong kereta saja, terlihat begitu banyak banner iklan yang ditempel dan digantung, bahkan ada yang berupa tayangan menggunakan perangkat elektronik LCD.

Begitu pula di stasiunnya, nampak begitu banyak tayangan iklan yang mengganggu pemandangan. Gerbong luar kereta pun menjadi sasaran tayangan iklan kereta. Sungguh pemandangan yang kurang mengenakan.

Kira-kira, berapa ya pendapatan PT Kereta Commuter Indonesia dari ramainya iklan di berbagai sudut kereta dan stasiun tersebut?

About the Author

Harian Nasional Koran Pemberitaan Korupsi