Published On: Mon, Aug 13th, 2018

Peletakan Batu Pertama, Desa Negara Agung Realisasikan Dana Desa 40%

Share This
Tags

KoranPemberitaanKorupsi.com | Pemerintah saat ini berkomitmen untuk membangun Indonesia dari pinggiran, diantaranya dengan meningkatkan pembangunan di desa melalui program Dana Desa. Program ini bukan hanya yang pertama di Indonesia, namun juga yang pertama dan terbesar di seluruh dunia.

Dana desa ini dialokasikan guna mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi desa dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan desa dalam segala aspeknya, sesuai dengan kewenangan yang dimilki. Dana Desa ini dianggarkan setiap tahun dalam APBN yang diberikan pada setiap desa sebagai salah satu sumber pendapatan desa. Kebijakan ini sekaligus mengintegrasikan dan mengoptimalkan seluruh skema pengalokasian anggaran dari Pemerintah pada desa yang selama ini sudah ada.

Tak ubahnya Dana Desa (DD) tahun 2018 di desa negara agung, kecamatan sungkai jaya, kabupaten lampung utara, senin (13-08-2018-red).

Melakukan kegiatan perletakan batu pertama dalam pekerjaan pengerasan badan jalan (onderlah) 1.000 meter, lebar 3 meter. terletak di dusun liama, pengerasan badan jalan ini adalah jalan penghubung antar desa negara agung dan desa gunung labuhan kecamatan sungkai selatan.

Tidak hanya itu, dalam pekerjaan dana desa tahun 2018 kades desa negara agung salamun, membangun tiga titik tugu batas, tiga titik sumur bor, tiga titik gorong-gorong pelat dan lapen 1.000 meter.

Dalam rangkaian kegiatan perletakan batu pertama ini, dilakukan oleh kades salamun berserta perangkat desa setempat dihadiri oleh camat sungkai jaya yang diwakilkan oleh Ridwan Ependi, berserta babin katipmas dan babinsa, didapingi oleh pendamping desa/lokal berserta tenaga ahli.

Dana Desa tahun Angaran 2018, yang mana telah kita bagunkan pada saat ini, pengerasan badan jalan sepanjang 1.000 meter, lebar 3 meter, tugu batas tiga titik, sumur bor tiga titik, lapen 1.000 meter, pada hari ini kami melakukan kegiatan peletakan batu pertama, ini semua kusus di kerjakan oleh masarakat desa negara agung, beber salamun.

adapun dari luar kita ambil tenaga ahli yang memang tidak ada didesa ini ,lanjut nya. “kegiatan ini dihadiri oleh pendamping desa, dari kecamatan, ketua BPD, tenaga ahli, babinkantipmas berserta babinsa.” memang sengaja kami undang agar semua pekerjaan yang ada didesa ini yang berkaitan dengan dana desa, bisa benar-benar terkontrol dan transparan.” untuk pembagunan tugu dan sumur bor, sudah selesai 90% tingal pengecatan lagi, ujar kepala desa Salamun.

Ridwan Efendi, kami selaku tim evaluasi dan monitoring dari kecamatan sungkai jaya, terdiri dari tiga orang pak camat, kasi pemerintahan, kasi pembagunan, namun pada hari ini pak camat sedang ada kegiatan lain jadi iya memerintah kami berdua, kasi pemerintahan dan pembagunan. “untuk trail didesa negara agung ini husus yang tlpot, kami juga didampingi oleh tenaga ahli yang kebetulan memang pendamping disini, dari unsur pemerintahan desa, berserta babinsa, babin kantip mas, BPD, pendaping lokal.” jelas nya,

saya juga apresiasi desa ini dikarnakan masarakat nya antusias sekali termasuk ibuk-ibuk nya juga ikut terjun berkerja, dikarnakan di perogram pemerintah (TKT) itu iya seperti ini untuk meningkatkan penghasilan masarakat nya, tutur Ridwan Efendi.

ida maryani (38) dusun liama, alhamdulilah dengan ada nya Dana Desa (DD) seperti ini kami sudah merasakan manpaat nya, selain kami bisa bekerja membantu pembagunan kami mendapat gajih harian sebesar 80.000 perhari kami pula merasakan manpaat nya, jalan kami sudah bagus, tidak susah lagi mengeluarkan hasil kebun kami, “kami pula sanggat berterima kasih kepada kepaladesa yang sudah memperkerjakan kami, tidak luput kami ucapkan banyak terimaksih kepada bapak Perisiden Jokowi sudah memperhatikan desa kami negara agung,” Ujar nya. (RM/HS)

About the Author

Harian Nasional Koran Pemberitaan Korupsi