Published On: Mon, Aug 13th, 2018

Ahok Ingin Kampanye Usung Jokowi, Bisakah?

Share This
Tags

KoranPemberitaanKorupsi.com | Dikatakan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, mantan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan ikut berkampanye untuk pasangan capres-cawapres Jokowi dan Ma’ruf Amin. Pertanyaannya kini, bagaimana caranya mengingat saat ini Ahok masih ditahan?

Seperti diketahui, Ahok resmi ditahan pada 9 Mei 2017. Ahok harus meringkuk di jeruji besi karena divonis 2 tahun penjara dalam kasus dugaan penistaan agama.

Bila dihitung selama 2 tahun, Ahok akan bebas pada Mei 2019. Dia divonis pada 9 Mei 2017.

Pada momen Natal 2017, Ahok mendapat pengurangan tahanan (remisi) sebanyak 15 hari.

Ini berarti, Ahok bisa bebas pada akhir April 2019 apabila tak ada tambahan remisi lagi. Namun kemungkinan besar dia akan kembali mendapat remisi pada Natal tahun ini.

Jika hitung-hitungannya tepat, dengan mendapat remisi kedua, Ahok akan bebas pada masa akhir kampanye. Jadi dia mungkin saja ikut kampanye, tentunya jika diajak oleh Jokowi.

Pada pemberitaan sejumlah media, keluarga Ahok juga sempat menyatakan Ahok menolak bebas bersyarat dan memilih bebas murni.

“Hari ini ramai WhatsApp dan telepon semua tanya hal yang sama apa betul sebenarnya Pak Ahok bisa bebas bersyarat bulan Agustus? Jawabnya iya benar, tetapi beliau @basukibtp putuskan untuk tidak ambil. Biar tunggu sampai bebas murni saja,” tulis Fifi dalam akun Instagram-nya, Rabu (11/7/18).

Pada sebelumnya, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan Ahok telah menyampaikan ingin turut serta dalam kampanye Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Ada yang bilang Pak Ahok marah katanya. Kemarin Ahok tulis surat ke saya, bilang, ‘Saya senang, Pak. Kalau saya keluar dari penjara, saya pengin juga ikut kampanye nanti di tim pemenangan,'” jelas Luhut dalam acara deklarasi dukungan kepada Jokowi-Ma’ruf oleh purnawirawan TNI, Minggu (12/8/18).

Sebagai informasi, masa kampanye Pilpres 2019 akan berlangsung pada 23 September 2018-13 April 2019. Pencoblosan tanggal 17 April 2019. Apabila Ahok bebas pada kisaran akhir minggu terakhir April 2019, maka Ahok tak akan bisa ikut mengkampanyekan Jokowi.

About the Author

Harian Nasional Koran Pemberitaan Korupsi